Jumat

KENCUR ( Kampferia galanga )

Umumnya, kita mengenal istilah "kencur" sebagai umbi kering yang diperjualbelikan di warung empon-empon di pasar jamu nenek moyang. Kalau kita ditanya : “Bagaimana rupa pohonnya?” maka biasanya kita berkerut dahi dulu sebentar, sebelum ingat, bahwa kencur itu sejenis tanaman rempah-rempah yang aneh dan ajaib sekali, mepet daunnya di atas permukaan tanah. Kalau kita ditanya ‘Mana batangnya?’ juga susah menjawabnya, karena tanaman itu memang begitu rendahnya, sampai seakan-akan tidak berbatang.
Sebagai tanaman yang mudah tumbuh, baik di dataran rendah maupun pegunungan tinggi, kencur terkenal mempunyai bau yang kurang enak, baik daunnya maupun umbi akar tinggalnya. Biasanya hanya umbi akarnya saja yang di pakai sebagai bumbu urap, pecel, gudeg dan opor, karena umbi itulah yang paling bandel daunnya. 
Akibat dari pembubuhan kencur pada masakan-masakan itu ialah rasa yang hangat. Ada jenis kencur yang terkenal sebagai cikur (kencur) lalab, yang sengaja di tanam orang untuk diambil daunnya sebagai lalab. Jenis kencur ini dapat dibedakan dari kencur biasa, karena daunnya tidak mendatar seperti kencur biasa, melainkan berdiri miring.
Karena menghangatkan perut dan badan itulah, kencur sering dipakai sebagai ramuan tambahan pada beberapa jenis jamu nenek moyang, seperti jamu parem muda, parem dingin, dan parem tahun, yang diminum untuk melancarkan peredaran darah dan memulihkan kekuatan. 
Di samping sebagai penghangat badan, kencur juga sering dipakai sebagai parem bobok ‘beras kencur’, yang menghangatkan badan melalui kulit. Untuk ini, umbi kencur ditumbuk bersama jahe sampai halus. Kemudian dicampur dengan tepung beras dan air sedikit, hingga adonan yang terjadi dapat dipulung (digelindingi menjadi bulatan kecil-kecil), sebelum dijemur di sinar matahari. Kalau hendak digunakan, harus dicairkan dulu dengan air sedikit, lalu dioleskan pada tubuh. Rasanya memang hangat, sampai hilang rasa sakitnya.
Semua ini di sebabkan oleh sejenis minyak atsiri yang pernah diteliti dulu sebagai parametoxy – kaneelzure aetyl – ester.

Artikel Terkait



0 komentar:

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar

 

BACKLINK

GUEST BOOK

>

Teman - Teman

© Copyright 2011. Hidup Penuh Warna . All rights reserved | HOME | FREE ONLINE BUSINESS | GOOGLE | is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com - zoomtemplate.com
Ping your blog, website, or RSS feed for Free